Oleh Zuhairi Misrawi (Direktur di Moderate Moslem Society)

Ya Kairo. Kota ini sangat istimewa dan teramat berharga dalam perjalanan hidup saya. Jika tidak kuliah di Kairo, saya tidak mungkin menemukan indahnya peradaban dan keadaban Islam.

Kurang lebih 4 tahun (1995-1999) saya belajar di Kairo. Saya tidak menyebut al-Azhar, tapi Kairo. Kenapa?

Kairo adalah pusat peradaban kuno dan paling kaya di Timur-Tengah saat ini. Di Kairo kita bisa menikmati buku-buku klasik dan kontemporer. Di al-Azhar saya belajar keilmuan klasik, khususnya Ibnu Rushd. Di Kairo juga saya bercengkrama dengan pemikirin Kiri Islam Hassan Hanafi, rasionalisme Islam Abid al-Jabiry, hermeneutika Nashr Hamid Abu Zayd, sejarah dan sosiologi Agama Muhammad Arkoun, dan lain-lain.

Dulu, di sebuah apartemen yang cukup sederhana di kawasan Nashr City, hampir setiap hari saya berkutat dengan buku. Selama 4 tahun saya khatamkan ratusan buku.

Setiap tahun di Kairo ada pameran buku terbesar kedua di dunia setelah Frankfurt. Di pameran ini kita bisa membeli buku dari spektrum kanan hingga yang paling kiri.

Di Kairo juga saya belajar aktivisme kemahasiswaan. Foto di bawah ini adalah sekelumit pemandangan pergaulan saya dengan teman-teman santri As-Salam, Solo. Salah satu yang ada di foto tersebut ada yang jadi kiai di Tangerang.

Di Kairo, sekali lagi, saya berkenalan dengan spektrum pemikiran dan pergaulan yang luas. Juga, di Kairo saya berkenalan dengan umat Kristiani yang semakin meyakinkan saya bahwa pluralitas adalah rahmat Tuhan. Saya juga jadi tahu, bahwa orang Kristen kalau mau kebaktian/misa pakai kata “shalat”. Mereka juga mengucapkan kata “subhanallah”, “astaghfirullah”, “biidznillah”.

Bahasa Arab bukan hanya bahasa yang digunakan oleh umat Islam. Umat agama-agama samawi lainnya: Kristen dan Yahudi menggunakan bahasa Arab. Alkitab pun dalam bahasa Arab. Kebetulan saya punya Alkitab dalam bahasa Arab di rumah.

Foto saat di Kairo membuat saya selalu kangen kota tua yang kumuh ini. Kota yang selalu memanjakan otak dengan pikiran-pikiran yang mencerahkan. Semoga tahun ini bisa berkunjung ke Kairo.