Sejak didirikan oleh Sayyid Sulaiman sekitar tiga abad yang lalu, Pondok Pesantren Sidogiri tetap istiqamah dalam gerakan dakwah dan pendidikan keagamaan. Muara gerakan Sidogiri bisa dikerucutkan ke dalam tiga hal, yaitu ilmu, ibadah dan akhlak. jika ada hal-hal lain yang dilakukan oleh Sidogiri di luar tiga hal tersebut maka hanyalah sebagai sarana belaka, sama sekali bukan menjadi tujuan. Termasuk gerakan ekonomi yang rupanya banya dibahas dan dibicarakan oleh orang tentang Sidogiri (termasuk dalam buku ini-red) https://arahperubahan.com/gerai/kapital-sosial-pesantren/

Secara institusional, Sidogiri tidak pernah menjadikan ekonomi sebagai gerakan utama, apalagi sebagai tujuan. Sidogiri memang memiliki beberapa unit Kopontren yang berkembang baik di berbagai wilayah, akan tetapi hal itu bukanlah tujuan Sidogiri. Pendirian Kopontren dimaksudkan sebagai upaya menjaga kemandirian Sidogiri dalam mengelola pendidikan keislaman. Sebab ketika Sidogiri ingin selalu istiqamah memegang model pendidikan salaf maka ia harus mandiri agar terlepas dari intervensi siapapun.

~Dwy Sadoellah~ (Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri)